Uncategorized

Yayasan Marhaen Maluku Desak Kepala Balai PJN Maluku Prioritaskan Infrastruktur Wilayah 3T Pulau Seram

51
×

Yayasan Marhaen Maluku Desak Kepala Balai PJN Maluku Prioritaskan Infrastruktur Wilayah 3T Pulau Seram

Sebarkan artikel ini

Seram-Kompakmaluku.com-Yayasan Ekonomi Kerakyatan Marhaen Maluku,Nudin Lulang, dengan tegas mendesak Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku untuk memberikan perhatian serius dan menjadikan prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terpencil (3T) di Pulau Seram.

📌 INTI DESAKAN

Pulau Seram merupakan pulau terbesar di Provinsi Maluku, namun sebagian besar wilayahnya masih masuk kategori wilayah 3T. Konektivitas antarwilayah dinilai masih sangat buruk dan menghambat seluruh sendi kehidupan masyarakat.

Yayasan menegaskan sangat membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, khususnya:

✅ Jalan dan Jembatan Penghubung Antar-Kabupaten-menghubungkan Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah.
✅ Akses Jalan Menuju Bandara-agar pintu gerbang udara benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat Pulau Seram.
✅ Jalan Penghubung Kecamatan ke Desa -agar warga desa tidak terisolasi dan hasil bumi dapat diangkut keluar menuju pasar.

💡 INTI PESAN: INFRASTRUKTUR ADALAH KUNCI EKONOMI

Ada infrastruktur baru bisa akses ekonomi masyarakat lancar.

Tanpa jalan dan jembatan yang baik, kekayaan alam Pulau Seram tidak memiliki nilai jual. Hasil kebun busuk di pohon, biaya angkut melambung tinggi, harga kebutuhan pokok mahal, dan masyarakat tetap miskin meskipun tinggal di tanah yang kaya.

Jalan adalah urat nadi ekonomi. Selama jalan putus, harapan kesejahteraan juga terputus.

⚠️ DESAKAN RESMI

Kepala Balai PJN Maluku diminta untuk:
1. 📌 Menjadikan Pulau Seram sebagai salah satu prioritas pembangunan jalan nasional pada tahun anggaran berjalan.
2. 📌 Segera menurunkan tim untuk survei dan penanganan ruas-ruas strategis yang menghubungkan kabupaten, bandara, dan pusat-pusat kecamatan.
3. 📌 Membangun konektivitas secara menyeluruh-bukan sepotong-sepotong -agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.
4. 📌 Menyampaikan rencana dan jadwal pelaksanaan kepada publik, agar rakyat mengetahui kapan mereka dapat berharap adanya perubahan.

“Negara hadir bukan hanya di kota. Anak-anak Pulau Seram juga berhak atas jalan yang layak. Bukan sekadar dibangun, tapi terhubung-dari desa ke kecamatan, dari kecamatan ke kabupaten, dari kabupaten ke bandara. Karena hanya dengan infrastruktur yang baik, roda ekonomi akan berputar dan rakyat sejahtera.”

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *