Uncategorized

EKMM Dukung Hilirisasi Sagu SBT, Dorong Pemda Perjuangkan PSN ke Pemerintah Pusat

399
×

EKMM Dukung Hilirisasi Sagu SBT, Dorong Pemda Perjuangkan PSN ke Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini

SBT-Kompakmaluku.com-Yayasan Ekonomi Kerakyatan Marhaen Maluku (EKMM) menyatakan dukungannya terhadap program hilirisasi sagu yang digagas oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Ketua Yayasan EKMM, Ismail Rumauw, menyampaikan apresiasi terhadap program tersebut karena dinilai dapat mendorong pengembangan potensi sagu sekaligus membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan di Kabupaten SBT. Minggu,04/09/26

“Beta sangat mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Pertanian SBT atas gagasan hilirisasi sagu ini. Program ini sangat penting karena bukan hanya mengembangkan potensi pangan lokal, tetapi juga dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama ibu-ibu,” ujar Ismail.

Menurutnya, SBT memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup besar, salah satunya sagu yang sejak dahulu menjadi bagian dari sumber pangan masyarakat.

Karena itu, Ismail menilai potensi sagu perlu dikembangkan tidak hanya sebagai bahan pangan mentah, tetapi juga melalui proses hilirisasi menjadi berbagai produk bernilai tambah sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jangan hanya sagu dijual sebagai bahan mentah. Kita harus dorong sampai menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan begitu, masyarakat SBT bisa menjadi pelaku utama dalam pengembangan industri sagu,” katanya.

EKMM juga mendorong Pemerintah Kabupaten SBT agar terus membangun komunikasi dan mengusulkan program tersebut kepada pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan pembiayaan maupun program pembangunan berskala strategis.

“Kami mendesak Bupati dan Wakil Bupati SBT untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat. Potensi sagu ini harus mendapat perhatian serius dan diupayakan agar masuk dalam program strategis nasional sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” tegas Ismail.

Ia berharap hilirisasi sagu tidak berhenti pada wacana, tetapi dilanjutkan dengan kajian kelayakan, pembangunan fasilitas pengolahan, penguatan kelompok masyarakat, pelatihan tenaga kerja, serta skema kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat SBT.

“Harapan masyarakat adalah bagaimana kekayaan alam SBT dapat dikelola untuk kesejahteraan rakyat. Sagu harus menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru bagi SBT,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *