Ambon-Kompakmaluku com-Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam konsersium LSM Maluku, mempertanyakan kinerja Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku. terkait pelaksanaan sejumlah pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan oleh BWS Maluku di sejumlah wilayah di provinsi maluku yang diduga bermasalah.
Sejumlah pekerjaan yang menjadi sorotan LSM di antaranya pembangunan Bendungan Waeapo, pekerjaan Irigasi Buby, pembangunan pengendalian banjir di Desa Tala, serta pekerjaan Irigasi Dava dan Didit.
Selain itu, sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya juga turut dipertanyakan oleh sejumlah LSM.
Mereka menilai berbagai dugaan persoalan pada pekerjaan tersebut perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait, guna memastikan pelaksanaan proyek sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, serta penggunaan anggaran negara.
Sejumlah LSM juga meminta BWS Maluku terbuka dalam memberikan penjelasan dan data terkait pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan yang menjadi sorotan tersebut.
LSM juga mendesak kejaksaan tinggi Maluku untuk segara melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pekerjaan yang menjadi sorotan tersebut, pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan apakah pelaksanaan proyek telah sesuai dengan ketentuan, spesifikasi teknis, sertah penggunaan anggaran yang telah di tetapkan.
Sejumlah LSM juga berharap seluruh dugaan persoalan dapat ditelusuri secara transparan sehingga apabila ditemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, pungkasnya.

















