BULA. Kompakmaluku.com – Tokoh pemuda asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Musa Rumaotan yang akrab disapa Noke, menyampaikan apresiasi mendalam dan pengakuan atas kinerja serta dedikasi Kepala Satuan Kerja Wilayah Dua Pulau Seram, Toce Leuwol, yang terus bergerak melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Seram Bagian Timur.
Dalam keterangannya kepada awak media, Noke mengemukakan bahwa selama bertahun-tahun wilayah bagian timur Pulau Seram kerap menghadapi kendala akses terputus saat musim hujan, menyulitkan warga mengangkut hasil tani, perikanan, serta menghambat perjalanan ke fasilitas kesehatan dan sekolah. Langkah nyata yang dilaksanakan Satker Wilayah Dua Pulau Seram membangun dan meningkatkan mutu jalan menjadi harapan yang dinanti, membuka keterisolasian wilayah serta menghubungkan desa dan kecamatan yang sebelumnya terpisah sulit dijangkau.
“Saya sampaikan penghargaan tulus kepada Bapak Toce Leuwol beserta seluruh jajaran Satker Wilayah Dua Pulau Seram yang bekerja tekun menghadapi medan berat, kondisi alam dan cuaca di Pulau Seram demi mewujudkan jalan yang lebih baik untuk kita semua,” ujar Noke.
Ia berharap keberadaan jalan yang telah dibangun dapat langsung dirasakan manfaatnya, diawasi secara bersama-sama dan dimasuki saran perbaikan secara langsung oleh masyarakat setempat. Keterlibatan warga dalam mengawasi mutu pelaksanaan, penggunaan bahan aspal yang sesuai standar serta ikut menjaga dan merawat jalan sehari-hari akan membuat pembangunan tetap awet, aman dilalui setiap saat, manfaatnya merata hingga ke pelosok desa dan mendorong harga hasil bumi lebih baik serta tumbuhnya usaha baru bagi warga.
“Semoga jalan ini menjadi sarana penghubung kemajuan, tidak hanya bagus saat baru selesai dibangun tapi terjaga kuat bertahun-tahun mendatang. Pemerintah bekerja sungguh-sungguh, maka kami pun siap mendukung, menjaga dan melaporkan segera jika ditemukan hal yang kurang tepat agar diperbaiki bersama demi kepentingan umum seluruh warga Seram Bagian Timur,” tambah Musa Rumaotan.
Pembangunan jalan di wilayah Seram Bagian Timur merupakan bagian upaya terarah meningkatkan konektivitas wilayah kepulauan Maluku, membuka akses ekonomi dan pelayanan dasar bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Apresiasi dari kalangan pemuda ini menjadi dorongan semangat sekaligus pengingat pentingnya pelaksanaan pekerjaan transparan, mutu terjamin, dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan serta pemeliharaan agar dana negara yang digunakan benar-benar bermanfaat maksimal dan berkelanjutan.

















